September '09
Ice Age 3; Pengalih Perhatian Bernama Cinta?!
Ice Age 3; Pengalih Perhatian Bernama Cinta?!
-

Mencontoh Scrat dan Scratte dari Ice Age 3
Cinta, Pengalih Perhatian atau Tujuan Utama?Semua penakluk selalu mengalihkan perhatian musuhnya -yang ditaklukan- untuk menang, setidaknya itu yang aku tahu dari buku sejarah. Contohnya bangsa Troy yang kalah karena perhatiannya teralihkan oleh kuda kayu. Bangsa Inca ditaklukan karena perhatiannya teralihkan oleh kuda yang ditunggangi para Conquestadores, mereka menganggap yang menunggangi binatang itu adalah dewa, itu juga karena di Amerika Tengah waktu itu belum ada kuda. Contoh lainnya Muhammad kalah dalam perang Uhud karena detasemen pemanah Muhammad teralihkan perhatiannya pada harta rampasan perang yang tercecer sehingga mereka meninggalkan pos penting mereka, Pasukan Erwin Rommel kalah di medan Afrika Utara -lupa perang di bagian mana- karena perhatiannya dikacaukan oleh pasukan tank Inggris yang menyuruh truk-truk pengangkut logistik untuk berputar-putar di padang pasir, menyebabkan kepulan pasir yang besar dan tinggi dan banyak lagi contoh lainnya. Ya, contoh paling dekat adalah apa yang baru dialami temanku, dia perhatiannya tertuju pada kata-kata manis dan wajah tampan seorang laki-laki di kereta, ternyata setelah dia pergi, dompet temenku itu juga ilang.
Nonton Ice Age 3: Dawn of the Dinosaurs membuatku berpikir lebih jauh bahwa memang benar, hidup adalah masalah bagaimana menyusun prioritas perhatian kita, fokus mana yang kita lihat, ancaman mana yang bisa membuat kita mengalihkan perhatian dan apakah kita orang yang mudah mengalihkan perhatian? Ingat lirik Jordin Spark: 'One step at a time' karena kita bukan Tuhan yang bisa fokus terhadap semua hal.
Aku menyadari ini saat menonton Ice Age 3, tapi aku mendapatkan pikiran ini bukan dari plot cerita utama atau tokoh utama Ice Age -Manny, Sid, Diego-, aku malahan mendapatkannya dari si Scrat -tupai bergigi taring/cybertooth squirel- yang selalu mengejar acorn -buah pohon ek- apapun, kapanpun dan kemanapun. Walau cerita Scrat ini adalah cerita pinggiran Ice Age, tapi sebenarnya dialah penentu semua jalan cerita; membelahnya dataran es, meledaknya gunung merapi semua disebabkan si Scrat yang mengejar acorn! ironik dan memang nyata, tokoh pinggiran biasanya adalah penentu banyak hal tokoh utama.
Ok, kembali ke topik pembicaraan. Di Ice Age 1 dan 2, si Scrat ini merupakan tokoh pujaanku, apa yang dia lakukan adalah fokus terhadap apa yang dia ingin capai, mendapatkan acorn! Tak peduli itu membahayakan nyawanya sendiri atau nyawa orang lain namun karena kegigihan si Scrat inilah cerita Ice Age bisa terjadi, pertemuan Sid, Manny dan Diego yang berlatar jaman es dan berlanjut ke jaman pelelehan es.
Namun di Ice Age 3 cerita mulai lebih asyik karena si Scrat perhatiannya teralihkan oleh si Scratte -tupai cewek- yang sama-sama mengejar acorn.
Pertanyaannya pertama: Apakah si Scrat akan melepaskan tujuan/fokus hidupnya -mendapatkan acorn- saat bertemu cewek cakep -Scratte- ? Jawabannya: Di awal-awal tidak, karena si Scrat melihat Scratte adalah saingan mendapatkan acorn yang sama, cewek yang kompetitif seperti itu lebih asyik dikalahkan dari pada dipacari atau dijadikan pasangan hidup -atau jika kamu sadis, pacari dia untuk dikalahkan...hahaha. Melepaskan tujuan hidup demi seorang cewek adalah kalah sebelum berperang. -heu..heu..kok jadi curhat, eh..eh..lanjuuuut!
Pertanyaan kedua: Bagaimanakah cara yang digunakan Scratte untuk mendapatkan acorn yang juga dikejar oleh Scrat? Jawaban: Ya, kita telah tahu apa yang dilakukan Scrat untuk mendapatkan acorn dari Ice Age 1 dan 2, di Ice Age 3 ini kita melihat tokoh yang gigih juga untuk mendapatkan acorn, ya si Scratte itu. Dia menggunakan pesona yang ada pada dia untuk mengalahkan kompetitornya. Beberapa kali si Scrat dibodohi oleh pesona Scratte yang ternyata keanggunannya itu adalah untuk mendapatkan acorn.
Pertanyaan ketiga: Apa yang terjadi saat kekuatan seimbang antara Scrat dan Scratte? Jawaban: Jika tak bisa kumiliki, maka tak ada satu orangpun yang akan memilikinya, itu kata sahabatku saat kutanya: apakah yang akan dilakukan cewek tangguh terhadap cowok tangguh. Scratte saat merasa kekuatannya seimbang dan acorn ini akan selalu jadi rebutan abadi, maka Scratte mengalihkan perhatian Scrat dengan mencoba memacarinya, "Jika aku tak bisa memiliki acorn itu, maka tak ada seorangpun dari kita yang akan mendapatkannya" itu kata si Scratte. Pacaranlah Scrat dan Scratte, acorn tinggal kenangan dan keluar dari perhatian semua tupai itu. Di titik ini Scrat kalah dan memang bukankah pasangan hidup/pacar adalah pengalih perhatian paling canggih untuk semua tujuan hidup kita? -kecuali tujuan hidupmu adalah hanya untuk mendapatkan pasangan hidup.
Pertanyaan ke empat: Apa yang terjadi saat tujuan hidupmu sudah teralihkan? Jawaban: Mungkin di awal Scrat dan Scratte merasa baik-baik aja dan menjalani hidupnya dengan indah. Apalah artinya sebuah acorn dibandingkan dengan cinta yang ada -aku kayaknya familiar dengan kata-kata ini, heuheuheu- namun, hidup diluar tujuan hidupmu hanyalah semu.
Pertanyaan ke lima: Apa yang dilakukan Scratte setelah merasa dicintai? Jawaban: Scratte setelah merasa bisa mengalihkan perhatian Scrat dari acorn -tujuan hidup- dan merasa bisa menjadi pusat dunia Scrat, maka Scratte mulai demanding, meraja dan manja dan inilah kelemahan dari sebuah hubungan. Saat sebuah hubungan hanya memberikan keharusan yang menuntut, bukan sebuah kebebasan yang dewasa dan saling menghargai, yang tersisa hanyalah keluhan yang enggan keluar dari dalamnya penyesalanmu, terlalu jauh untuk diakhiri namun terlalu hampa untuk dijalani -jyah..curhat lagiii nii, ok lanjuut! Karena Scratte meraja dan merasa di cintai, Scrat mulai tergoda untuk mengejar tujuan hidupnya yang telah lama terkubur, acorn kembali muncul di benak dan memang, Scratte begitu menyebalkan!
Pertanyaan ke enam: Saat dirimu sadar bahwa apa yang kamu lakukan hanyalah semu, perhatianmu teralihkan dari apa yang seharusnya kamu kejar, apa yang harus kamu lakukan? Jawaban: Tinggalkan Scratte sekarang juga, kejarlah acorn-mu kawan! apapun yang terjadi!!!
Pertanyaan ke tujuh: Apa yang seharusnya terjadi -menurutku-? Jawaban: Simple sebenarnya, pasangan hidupmu bukanlah tujuan, tapi sarana untuk sama-sama mencapai tujuan hidup masing-masing. Atau jika dipukul rata: cinta bukanlah tujuan hidupmu, tapi sarana untuk mencapai tujuan hidup. Jadikanlah pasangan hidupmu/cinta sebagai bahan bakar untuk mempercepat pencapaian tujuan hidup, bukan malah menjadi pengalih perhatian dari apa yang seharusnya kamu lakukan. Teringat kata dari Hugh Elliott: Passion makes the world go round. Love just makes it a safer place.
Pernahkah dirimu teralihkan dari tujuan hidupmu oleh cinta?
| < Prev | Next > |
|---|
Gudang Tulisan
- ▼ 2010
- ▼ March
- ► February
- ► January
- ► 2009
- ► December
- ► November
- ► October
- ► September
- ► August
- ► July
- ► June
- ► May





